3000 KPM Dapat Dilayani di e-Warong KUBE PKH Berkah Makmur

3000 KPM Dapat Dilayani di e-Warong KUBE PKH Berkah Makmur

Dalam rangka penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) oleh Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita di dampingi oleh Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin, Andi ZA Dulung dan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat beserta jajarannya dihadiri 1.200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy dijelaskan bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Tangerang yang mencapai 9,5% pada tahun 2018 tingkat kemiskinan turun menjadi 5,2%. "Manfaatnya ada, buktinya ada, penerima nya juga ada." tambah beliau.

Saat berdialog dengan KPM, Menteri Sosial menyampaikan "dalam 4 tahun pemerintahan Presiden Jokowi, tidak hanya mengurangi angka kemiskinan tetapi juga memperbaiki tingkat kesenjangan". "Dan ini berdasarkan survey dari BPS bukan kata saya." Tambah beliau di sambut tawa oleh para KPM.

Di tempat terpisah, salah satu KPM warga Kampung Candu penerima BPNT dan PKH bernama Siti Masfuroh yang menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dari bantuan tersebut. Dengan adanya bantuan tersebut, empat orang anaknya bisa mendapatkan makanan yg bergizi dan bantuan untuk sekolah.
“Sejak suami saya di pecat dari buruh pabrik tanpa pesangon, saya terima jahitan dirumah. Bersyukurlah, bantuan ini mengurangi belanja kebutuhan saya", jelasnya.

Lain lagi dengan Yuyun, Ketua KUBE Berkah Makmur Kampung Cakung Desa Babat Kecamatan Legok, dengan bangga perempuan setengah baya ini mengaku "KUBE saya bisa melayani 3000 KPM se-kecamatan Legok" katanya.

Yuyun menjelaskan sebelumnya beliau hanya sebagai ibu rumah tangga. Berkat bantuan ini, penghasilan keluarga bisa bertambah dan merasa senang bisa membantu banyak orang. "Biasanya mereka KPM akan mengambil 1 kilogram telor dan beras 7 kilogram dari saya." tambah nya lagi di akhir wawancara.

Untuk diketahui bersama meningkatnya KPM BPNT dari 1,3 juta di tahun 2017 menjadi 10 juta di tahun 2018 dan ditargetkan di tahun 2019 menjadi 15,6 juta ini. Pada Desember 2019, Bapak Presiden Jokowi menyampaikan komitmen untuk menambah jumlah KPM PKH di tahun 2020 menjadi 15,6 juta KPM. Ini berarti nanti diharapkan seluruh KPM BPNT juga masuk sebagai peserta PKH.