PRESS RELEASE : Dinas PUPR Provinsi Banten Kembali Lakukan Penanganan Darurat di Jembatan Cinyiru
PRESS RELEASE : Dinas PUPR Provinsi Banten Kembali Lakukan Penanganan Darurat di Jembatan Cinyiru
PRESS RELEASE : Dinas PUPR Provinsi Banten Kembali Lakukan Penanganan Darurat di Jembatan Cinyiru
PRESS RELEASE : Dinas PUPR Provinsi Banten Kembali Lakukan Penanganan Darurat di Jembatan Cinyiru

PRESS RELEASE : Dinas PUPR Provinsi Banten Kembali Lakukan Penanganan Darurat di Jembatan Cinyiru

PRESS RELEASE
Nomor: 360/091-Humas/V/2020
 

Jembatan Cinyiru berada pada ruas jalan Cipanas-Warung Banten yang berlokasi di STA. 6+610 dibangun pada tahun 1990 dengan konstruksi gelagar beton dengan bentang 12 m, dan masih merupakan jembatan kelas B. Pada Tanggal 1 Januari 2020 lalu, terjadi banjir bandang dan longsor di ruas jalan Cipanas-Warung Banten yang mengakibatkan jembatan Cinyiru amblas karena pondasinya hanyut, dan jalan pendekatnya patah/rusak. Selanjutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten melakukan penanganan darurat berupa penyesuaian elevasi jalan pendekat dengan material timbunan. Hal tersebut dilakukan agar jembatan yang menjadi akses utama masyarakat sekitar dapat digunakan untuk sementara waktu.

Sedangkan terkait upaya penanganan permanen pasca bencana, Dinas PUPR Provinsi Banten sudah mengusulkan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan baru kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk masuk dalam perubahan APBD TA 2020. Namun, karena terbentur situasi pandemi Covid-19 yang mengalihkan hampir 72% anggaran pada Dinas PUPR untuk penanganan bencana Covid-19 tersebut rencana pembangunan menjadi tertunda dikarenakan anggarannya belum disetujui. Atas kondisi ini untuk tetap memberikan akses dilokasi tersebut, Dinas PUPR Provinsi Banten telah melakukan penanganan darurat yang bersifat sementara.

Pada hari rabu dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB Jembatan Cinyiru yang sejak bencana awal tahun lalu mendapat penanganan darurat, kembali amblas (13/5) dikarenakan terjadi banjir bandang lagi akibat tingginya curah hujan dan kondisi tanah yang masih labil. Dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi saat ini, untuk penanganan permanen akan dilakukan sesuai dengan perkembangan pandemi Covid-19 atau paling lambat di tahun 2021.

“Dinas PUPR Provinsi Banten tetap bertanggungjawab penuh untuk memberikan akses dan melakukan upaya penanganan darurat yang bersifat sementara kembali agar mobilitas masyarakat tidak terputus” tutur Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten.

(PRESS RELEASE HUMAS DINAS PUPR PROVINSI BANTEN)

 

 

Serang, Kamis 14 mei 2020

(KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG PROVINSI BANTEN)