Banten Masuk Kategori Terbaik Capaian Makro Pembangunan Daerah di Indonesia

Banten Masuk Kategori Terbaik Capaian Makro Pembangunan Daerah di Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Banten Masuk Kategori Terbaik Capaian Makro Pembangunan Daerah di Indonesia . . Pada situs yang diunggah Ditjen Pembangunan Daerah Kemendagri menunjukan profil capaian 5 indikator makro pembangunan daerah di Indonesia. Indikator makro pembangunan daerah yaitu Kemiskinan, Laju Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Gini Rasio, dan Inflasi; . . Pada gambar profil tersebut Provinsi Banten (warna biru) dari 5 indikator mendapatkan predikat 4 Indikator Makro Pembangunan lebih baik dari capaian Nasional. . . Sebagai informasi Capaian 5 Indikator Makro Pembangunan Daerah provinsi Banten berdasarkan data BPS 2018/2019 : . . 1. Data 2018 Angka kemiskinan di Provinsi Banten terendah ke enam se Indonesia (angkanya kemiskinan Banten hanya sebesar 5,25 persen atau sebanyak 668,74 ribu penduduk). . . 2. Perekonomian Banten Triwulan IV/2018 tumbuh 5,98 persen diatas capaian nasional sebesar 5,17 persen. Pertumbuhan ekonomi Banten merupakan tertinggi ketiga di Kawasan Jawa, setelah Provinsi D.I. Yogyakarta dan Provinsi DKI Jakarta. . . 3. Data 2018 Pengangguran di Banten mengalami penurunan hingga 7,58 persen atau sebanyak 465,8 ribu orang dari 7,77 persen tingkat pengangguran terbuka (TPT). Walaupun turun Banten hanya mampu bergeser ke urutan ke 2 tertinggi setelah Jawa Barat. Jumlah yang bekerja sebanyak 5,68 juta orang atau meningkat 53,92 ribu orang dibandingkan Februari 2018. . . 4. Data 2018 Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Banten yang diukur dengan Gini Ratio tercatat sebesar 0,385. Angka ini naik 0,006 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2017 yang sebesar 0,379 lebih rendah yaitu dengan capaian nasional 0,389. Distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah di Banten adalah sebesar 17,54 persen. Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. . . 5. Inflasi Banten perjuli 2019 terkendali diangka 0,34 persen. Komoditas yang dominan menyumbang inflasi pada bulan Juli 2019 ini adalah cabe merah, sepeda motor, sekolah dasar, nasi uduk dengan lauk, SLTA, sewa rumah dan emas perhiasan.

A post shared by Dr. H. Wahidin Halim, M.Si (@wh_wahidinhalim) on

 

Banten Masuk Kategori Terbaik Capaian Makro Pembangunan Daerah di Indonesia

Pada situs yang diunggah Ditjen Pembangunan Daerah Kemendagri menunjukan profil capaian 5 indikator makro pembangunan daerah di Indonesia. Indikator makro pembangunan daerah yaitu Kemiskinan, Laju Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Gini Rasio, dan Inflasi;

Pada gambar profil tersebut Provinsi Banten (warna biru) dari 5 indikator mendapatkan predikat 4 Indikator Makro Pembangunan lebih baik dari capaian Nasional.
Sebagai informasi Capaian 5 Indikator Makro Pembangunan Daerah provinsi Banten berdasarkan data BPS 2018/2019 :

1. Data 2018 Angka kemiskinan di Provinsi Banten terendah ke enam se Indonesia (angkanya kemiskinan Banten hanya sebesar 5,25 persen atau sebanyak 668,74 ribu penduduk).

2. Perekonomian Banten Triwulan IV/2018 tumbuh 5,98 persen diatas capaian nasional sebesar 5,17 persen. Pertumbuhan ekonomi Banten merupakan tertinggi ketiga di Kawasan Jawa, setelah Provinsi D.I. Yogyakarta dan Provinsi DKI Jakarta. .

3. Data 2018 Pengangguran di Banten mengalami penurunan hingga 7,58 persen atau sebanyak 465,8 ribu orang dari 7,77 persen tingkat pengangguran terbuka (TPT). Walaupun turun Banten hanya mampu bergeser ke urutan ke 2 tertinggi setelah Jawa Barat. Jumlah yang bekerja sebanyak 5,68 juta orang atau meningkat 53,92 ribu orang dibandingkan Februari 2018.

4. Data 2018 Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Banten yang diukur dengan Gini Ratio tercatat sebesar 0,385. Angka ini naik 0,006 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2017 yang sebesar 0,379 lebih rendah yaitu dengan capaian nasional 0,389. Distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah di Banten adalah sebesar 17,54 persen. Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. .

5. Inflasi Banten perjuli 2019 terkendali diangka 0,34 persen. Komoditas yang dominan menyumbang inflasi pada bulan Juli 2019 ini adalah cabe merah, sepeda motor, sekolah dasar, nasi uduk dengan lauk, SLTA, sewa rumah dan emas perhiasan.