DI TENGAH PANDEMI COVID-19, PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PUPR YANG SEMPAT DIHENTIKAN AKAN DILANJUTKAN KEMBALI

DI TENGAH PANDEMI COVID-19, PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PUPR YANG SEMPAT DIHENTIKAN AKAN DILANJUTKAN KEMBALI

Setelah dihentikan karena kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 yang disebabkan kondisi darurat sebagaimana Keputusan Presiden No. 11 tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Keputusan Presiden No. 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai Bencana Nasional, program Pembangunan Infrastruktur Dinas PUPR Provinsi Banten Tahun Anggaran 2020 akan dilanjutkan kembali.

 

Sesuai dengan Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah No. 119/3099/SJ dan No. 11 Tahun 2020 tentang Tindaklanjut Atas Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Terhadap Penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020 Sebagai Dampak Keadaan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Sebagai Bencana Nasional Corona Virus Disease-19 (COVID-19), kelanjutan program pembangunan infrastruktur tersebut diprioritaskan untuk pekerjaan yang masuk program prioritas APBD Tahun 2020 terutama yang menjamin kelangsungan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat yang tidak dapat ditunda penyelesaiannya.

 

Kelanjutan pembangunan Infrastruktur PUPR Provinsi Banten dipastikan setelah pengesahan DPA Perubahan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2020 pada tanggal 28 September 2020. Beberapa prioritas program pembangunan infrastruktur Dinas PUPR Provinsi Banten yang dilanjutkan pelaksanaannya di tahun anggaran 2020 bahkan sampai tahun 2021 adalah pekerjaan Pembangunan Jalan, Jembatan dan Infrastruktur Sumber Daya Air. Pembiayaan atas paket-paket pekerjaan pembangunan infrastruktur dimaksud merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi Banten dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur. Kebijakan ini diambil dengan optimisme bahwa pandemic covid-19 akan segera berakhir dan APBD Provinsi Banten akan kembali normal atau bahkan mengalami pengingkatan, karena saat ini APBD Provinsi Banten yang bersumber dari PAD dan DAU masih diprioritaskan untuk penanganan Covid-19.