Dilaksanakan di Kota Tangerang, Biaya MTQ Banten Disiapkan Rp 4,5 Miliar

Dilaksanakan di Kota Tangerang, Biaya MTQ Banten Disiapkan Rp 4,5 Miliar

SERANG, (KB).- Pemprov Banten mempersiapkan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk pembiayaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten, yang akan dilaksanakan di Kota Tangerang selama 4 sampai 8 April 2019.

Pj Sekda Banten Ino S Rawita mengatakan, pembiayaan MTQ tingkat Provinsi Banten dilakukan secara bersama, antara Pemprov Banten dengan Pemkot Tangerang.

“Yang di kita Rp 4,5 miliar yang diusulkan. Insya Allah pemprov akan memplot anggaran itu,” katanya usai rapat persiapan MTQ tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (19/2/2019).

Dengan anggaran tersebut, ia berharap MTQ ini dapat berjalan maksimal untuk kepentingan ukhwuah islamiyah masyarakat Banten. “Karena mungkin akan jadi tolak ukur provinsi-provinsi lain yang studi banding ke kita, karena kemarin provinsi-provinsi datang studi banding,” katanya.

Ia mengapresiasi langkah kabupaten/kota di Banten yang turut serta mempersiapkan MTQ. Sehingga masyarakat di Banten antusias menyambutnya. “Menjadikan masyarakat senang dan memasyarakatkan Alquran,” ujarnya.

Ketua Umum MUI Banten A M Romly menuturkan, ada tiga rukun yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan MTQ. Pertama panitia, yang akan bekerja keras mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan MTQ.

“Kedua ada pesertanya. Peserta ini harus dipastikan bahwa peserta sudah sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh panitia,” ucapnya.

Ketiga, dewan hakim dan berharap telah melalui proses sertifikasi sehingga dapat teruji kemampuannya.

“Kompeten di dalam menilai penampilan peserta. Kalau hakimnya tidak kukuh dan tidak kompeten, memilih mana terbaik dan tidak, mungkin tidak akan tercapai. Sertifikasi bukan ukuran mendapatkan imbalan seperti guru dan dosen. Kalau ini sertifikasi untuk menjamin bahwa seseorang kompeten menjadi hakim,” tuturnya.

Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Sarjaya mengatakan, secara umum persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Banten sudah mencapai 60 persen. “Kegiatan ini memang rutin, namun kalau tidak disiapkan itu kadangkala ada kurang baik dalam pelaksanaannya,” katanya.

Terkait dewan hakim, ia memastikan seluruhnya telah melalui sertifikasi yang dilakukan oleh LPTQ Banten. “Sekarang tinggal di SK-kan, sebentar lagi di SK-kan. (Dewan Hakim) sudah ada,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri memastikan, selaku penyelenggara tingkat lokal pihaknya berusaha menjadikan MTQ berlangsung meriah. “Pawai taaruf dilakukan dari Mall Balai Kota, Jalan Makam Pahlawan sampai Gedung Pusat Pemerintahan,” ucapnya.

Ia berharap seluruh peserta dan kafilah yang ikut MTQ merasa terkesan dengan kemasan acara yang dibuat. “Dari sisi kesiapan fisik (venue MTQ) yang lainnya sudah 95 persen. Kecuali panggung utama baru seting. Di kami ada ahli tata suara, jadi kebutuhan dewan juri untuk tata suara yang baik insyaAllah bisa terpenuhi,” katanya. (SN)*