DPUPR PROVINSI BANTEN SIAP MENSUKSESKAN PRIORITAS PROGRAM KETAHANAN PANGAN

DPUPR PROVINSI BANTEN SIAP MENSUKSESKAN PRIORITAS PROGRAM KETAHANAN PANGAN

Realease data produksi pertanian BPS Provinsi Banten pada tanggal 2 Maret 2020 menunjukkan adanya penurunan produksi pertanian di Provinsi Banten dari tahun 2018 ke tahun 2019 yaitu luas panen turun sebesar 41 ribu hektar (11,92 %) dan produksi Gabah Kering Giling turun sebesar 217 ribu ton (12,87 %). Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Banten mencanangkan program prioritas pembangunan bidang ketahanan pangan pada tahun anggaran 2021.

 

Salah satu unsur penting dalam pembangunan ketahanan pangan adalah ketersediaan infrastruktur sumber daya air yang menjadi tugas dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten. Sebelum program prioritas pembangunan bidang ketahanan pangan dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Banten, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang telah memulai rekonstruksi jaringan irigasi secara menyeluruh mulai dari bendung, saluran induk, saluran sekunder dan saluran tersier berikut jalan inspeksi melalui kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya.

 

Perbaikan konstruksi secara menyeluruh telah dilakukan pada jaringan irigasi Daerah Irigasi Cibinuangeun berupa perbaikan dinding bendung, pintu bendung, pintu sadap (sekunder dan tersier), pembuatan saluran beton sepanjang 4.150 meter dan talang air dengan konstruksi penyangga bor pile beton dan saluran beton sepanjang 150 meter berikut penataan jalan inspeksinya yang membentang sepanjang wilayah kecamatan Malingping sampai kecamatan Wanasalam kabupaten Lebak. Penggunaan konstruksi saluran dengan beton dimaksudkan agar konstruksi lebih tahan lama dan air mengalir sampai ujung saluran sehingga area pertanian yang teraliri lebih luas. Dengan demikian hasil kegiatan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi ini, diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian. Kegiatan ini akan berlanjut pada tahun anggaran 2021 untuk penanganan konstruksi jaringan irigasi pada DI Cikoncang, DI Cisata, DI Cilemer, DI Cisiih, DI Cilangkahan dan DI Cipari/Ciwuni.