Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia
Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia
Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia
Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia
Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia
Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia
Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia

Kunjungan Sekaligus Peresmian Bendungan Sindangheula oleh Presiden Republik Indonesia

SERANG - Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo mengunjungi Bendungan Sindangheula pada Kamis (4/3). Kunjungan ini bertujuan sekaligus untuk meresmikan bendungan tersebut. Presiden RI, didampingi oleh Menteri PUPR RI, Ir. Moch Basoeki Hadimoeljono disambut oleh Gubernur Banten, Dr. H. Wahidin Halim dan para Bupati/Wali Kota di Banten. Kegiatan berlangsung di kawasan Bendungan Sindangheula, Kec. Pabuaran, Kab. Serang. Presiden RI yang didampingi oleh Menteri PUPR RI dan Gubernur Banten meresmikan Bendungan Sindangheula yang ditandai dengan ditekannya tombol sirine.

Dalam kegiatan ini penerapan Protokol Kesehatan tetap diperhatikan selama kegiatan berlangsung. Mulai dari tersedianya sarana untuk mencuci tangan dan handsanitizer. Kemudian para peserta undangan pun diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak, dan panitia membatasi jumlah undangan guna menghindari adanya kerumunan yang dapat memicu klaster baru.

Dalam kunjungan Kepresidenan ini, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas PUPR Provinsi Banten mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian PUPR RI tersebut dengan memfasilitasi akses guna memudahkan mobilitas panitia, khususnya Presiden RI. Hal ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi yang baik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Banten. Selain itu, Pemprov Banten berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat, dimana penyediaan lahan untuk bendungan dibiayai oleh APBD. Sementara untuk pembangunan bendungan dibiayai oleh APBN.

Diakhir sambutannya Presiden Joko Widodo, meminta agar pemerintah daerah dan masyarakat menjaga serta memanfaatkan bendungan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita dari berbagai banyak manfaat; mulai dari irigasi, pengendalian banjir, pembangkit listrik, konservasi dan pariwisata.