PEMELIHARAAN JALUR UTAMA DAN ALTERNATIF PANDEGLANG-CARITA TETAP BERJALAN MESKIPUN DIMASA PANDEMI COVID-19

PEMELIHARAAN JALUR UTAMA DAN ALTERNATIF PANDEGLANG-CARITA TETAP BERJALAN MESKIPUN DIMASA PANDEMI COVID-19

Ruas Jalan Pandeglang-Labuan yang merupakan jalur pariwisata menuju pantai Carita dan Tanjung Lesung kondisinya relatif baik. Kerusakan ringan berupa permukaan aspal yang mulai aus dan retak di beberapa lokasi, tidak berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Meskipun terjadi pandemi covid-19, kegiatan Preservasi Jalan Pandeglang-Saketi-Labuan yang merupakan tugas pembantuan Satker SKPD Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten tetap berjalan.

Pandemi covid-19 yang tengah melanda, sangat berpengaruh pada program pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum karena adanya pengalihan alokasi dana pembangunan untuk penanganan covid-19. Selama pandemi covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret 2020, kegiatan Preservasi Jalan Pandeglang-Saketi-Labuan sepanjang 47 km menerapkan sistem padat karya sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam menekan krisis ekonomi akibat pandemi yang sedang terjadi. Pekerjaan yang dilaksanakan dengan sistem padat karya adalah pekerjaan pembersihan bahu jalan dan pengendalian tanaman dalam ruang milik jalan, pekerjaan pembersihan saluran, pekerjaan pasangan batu untuk drainase dan tembok penahan, pekerjaan pembersihan area jembatan serta pengecatan jembatan dan pengencangan baud rangka jembatan. Untuk menjaga kenyamanan pengguna jalan, dilakukan penanganan berupa pelapisan hotmix pada permukaan perkerasan jalan yang sudah mulai aus (rusak ringan).

 

Selain pada jalur utama pada ruas jalan Pandeglang-Saketi-Labuan, pemeliharaan jalan juga tetap dilakukan pada jalur alternatif jalan Provinsi Mengger-Mandalawangi-Caringin. Jalan Provinsi yang merupakan jalur alternatif Pandeglang-Carita via Mandalawangi, kondisinya relatif baik dengan konstruksi sebagian aspal dan sebagian beton hasil pembangunan yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Provinsi Banten. Ruas jalan Mengger-Mandalawangi-Caringin sepanjang 28 km merupakan jalur alternaif dengan suasana pegunungan yang sejuk dan melewati beberapa tempat wisata religi seperti Cihunjuran, Batu Quran dan Syekh Asnawi Caringin. Terdapat segmen jalan dengan lebar rata-rata 4,5 meter (belum memenuhi lebar standar teknis jalan Provinsi minimal 7 m) dan adanya kerusakan ringan pada beberapa titik meskipun tidak mengganggu kenyamanan penggunaa jalan karena tetap dilakukaan pemelihaaraan. Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten optimis dalam 2-3 tahun ke depan permasalahan tersebut dapat teratasi karena capaian kinerja jalan mantap dan memenuhi standar teknis telah masuk dalam Renstra DPUPR Tahun 2017-2022. Di tengah pandemi yang sedang melanda, motivasi tetap diberikan kepada jajarannya untuk tetap semangat bekerja serta menjadikan tugas dan tanggungjawab pekerjaan sebagai ladang amal.