Rencana Percepatan Pembangunan Dua Jembatan Layang di Bogeg
Rencana Percepatan Pembangunan Dua Jembatan Layang di Bogeg

Rencana Percepatan Pembangunan Dua Jembatan Layang di Bogeg

SERANG – Kerap menjadi salah satu titik kemacetan di Kota Serang, Rel Kereta Api Bogeg dan Jembatan Bogeg yang berada di ruas Jalan Pakupatan-Palima dan sekaligus menjadi kewenangan Provinsi Banten, direncanakan segera dilakukan percepatan pembangunan jembatan layang rel Kereta Api Bogeg dan Jembatan Bogeg guna mengurai kemacetan. Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten sudah menyusun rencana agar pembangunan ini dapat terlaksana.

Kondisi existing jembatan layang Kereta Api Bogeg saat ini adalah persimpangan sebidang dengan palang pintu, sehingga perlu dibuatkan persimpangan yang tidak sebidang. Rencana jembatan layang yang akan dibangun akan memiliki tinggi 6.45 meter. Sementara untuk kondisi existing Jembatan Bogeg saat ini hanya memiliki lebar 5.0 meter dengan alur dua arah, sehingga apabila kendaraan besar seperti truk atau bus akan melintas harus bergantian. Maka dari itu, perlu dibuat Jembatan Bogeg yang baru dengan daya tampung atau volume kendaraan yang akan melintas.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten beserta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang, PT. KAI, Perwakilan Dirjen Perkeretaapian, POLDA, dan PT. MMS melakukan kunjungan lokasi rencana pembangunan jembatan layang rel Kereta Api dan Jembatan Bogeg pada Jumat lalu (18/9). Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah agar mobilitas masyarakat tidak lagi terhambat, salah satunya dengan mengupayakan percepatan pembangunan. Sebab rencana ini sempat tertunda pada awal tahun 2020 akibat wabah Covid-19. Rencana pembangunan ini akan dilaksanakan pada awal tahun 2021 dengan pengadaan Jasa Konstruksi yang akan dilakukan pada akhir tahun 2020.  Adapun dana yang digunakan untuk rencana pembangunan ini, didapatkan dari pinjaman SMI.

Sesuai dengan masukan yang diberikan dari pihak-pihak terkait, rencana pembangunan ini akan memerhatikan skema lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan atau penumpukan kendaraan yang berlalu-lalang pada saat pengerjaan konstruksi. Bahkan keselamatan para pengguna jalan pun akan tetap menjadi perhatian. Oleh sebab itu pada proses pengerjaan konstruksi, untuk menjamin terlaksananya K3 maka pihak PT.KAI dan Kepolisian akan dilibatkan. Semoga rencana pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar.