Pemerintah Provinsi Banten Kebut Pembangunan Jalan Menuju Kawasan Banten Lama


SERANG, [NEWSmedia] - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten telah melakukan pembangunan jalan menuju Kawasan Banten Lama sepanjang 12 kilometer (km).

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Hadi Soeryadi mengatakan, dalam dua tahun belakangan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk membangun jalan menuju Kawasan Banten Lama tersebut, yaitu ruas jalan Lopang-Banten Lama dan Kramatwatu-Banten Lama.

“Tahun 2016, kami mengalokasikan Rp30 miliar dan tahun 2017 ini Rp20 miliar. Semuanya akses menuju Kawasan Banten Lama. Di perubahan (APBDP 2017-red) juga kita alokasikan anggaran jalan masuk ke Surosowan sebesar Rp8 miliar,” kata Hadi, Jumat (8/12/2017).

Hadi menjelaskan, dalam mendukung revitalisasi Banten lama, pihaknya hanya melakukan kegiatan-kegiatan pembangunan jalan, agar kawasan tersebut bias diakses dengan lancer dan nyaman.

“Kalau calon-calon pengunjung datang ke Banten dan jalannya bagus, kan enak,” katanya.

Ditemui terpisah, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, Banten Lama yang wilayah administrasinya berada di Kota Serang, merupakan ikon dan identitas Banten, dengan demikian, pihaknya ingin menjadikan agar kawasan wisata religi bersejarah itu lebih indah dan nyaman.

"Jadi, Pemerintah Provinsi Banten ingin membantu Pemerintah Kota Serang untuk merevitalisasi kawasan Banten Lama agar menjadi destinasi wisata religi yang indah, nyaman dan membanggakan bagi masyarakat Banten," ungkapnya.

Andika juga menegaskan, anggaran yang tersebar di sejumlah OPD untuk membantu percepatan revitalisasi Banten lama akan dilaksanakan pekerjaannya dengan target dua bulan.

“Ini kami lakukan untuk memicu Pemkot Serang sebagai tuan rumah proyek revitalisasi Banten Lama agar segera action,” pungkasnya.

Andika mengungkapkan, program Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan revitalisasi kawasan Banten lama ditargetkan selesai dalam waktu tiga tahun. Menurutnya, Banten lama nantinya akan diproyeksikan menjadi kawasan wisata religi yang menarik wisatawan berkunjung dan berimbas terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Berdasarkan rencana yang kami buat dengan Pemkot dan Pemkab Serang, revitalisasi sarana dan prasarana di kawasan ini akan selesai dalam tiga tahun,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dana sekira Rp18 miliar untuk revitalisasi Banten Lama yang dialokasikan di APBD Perubahan 2017, di antaranya berada di Dinas PUPR Rp8 miliar untuk pembangunan jalan akses Masjid Banten Lama dan pembersihan kanal. Berikutnya di Dinas Perkim sebesar Rp4,7 miliar di antaranya untuk penataan sanitasi lingkungan dan penyediaan sarana air bersih. Di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehuatanan (LHK) sebesar Rp1 miliar untuk pengadaan sarana kebersihan serta penghijauan.

Sisanya, anggaran tersebut berada di Dinas Perhubungan sebesar Rp2 miliar untuk perlengkapan marka jalan serta di Dinas Kesehatan sebesar Rp200 juta untuk penyuluhan kesehatan warga di lingkungan Banten Lama. Terakhir, Pemprov juga mengalokasikan anggaran bantuan untuk Pemkot Serang sebesar Rp300 juta yang diperlukan Pemkot Serang sebagai leading sector proyek revitalisasi kawasan Banten Lama tersebut. (AZ)

Sumber : www.newsmedia.co.id


Tentang Kami


Statistik Kunjungan